News Pusat Pengembangan Bahasa
Home / Profile / Sejarah

Sejarah

PPB dari Masa ke Masa

Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN Antasari yang ada sekarang ini pada mulanya bernama Lembaga Bahasa IAIN Antasari, didirikan pada tahun 1975. Pada tahun 1989 berubah menjadi Unit Pelayanan Bahasa (UPB) IAIN Antasari. Kemudian pada awal tahun 2002 berubah lagi menjadi Pusat Pelayanan Bahasa (PPB) IAIN Antasari. Sejak tahun 2013 berubah lagi menjadi Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Antasari.

 

kantor-pusat

 

  1. Lembaga Bahasa (1975-1989)

Lembaga Bahasa IAIN Antasari didirikan pada tahun 1975 dengan Surat Keputusan Rektor No.:5/V/1975. Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Bimas Islam Departemen Agama No.: Kep. B-V/237/1976 tanggal 29 Nopember 1976 tentang Pedoman Pelaksanaan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Lembaga Bahasa adalah bersifat otonom di bawah pimpinan seorang direktur yang bertanggung jawab langsung kepada Rektor, dan mempunyai kedudukan sebagai anggota senat IAIN Al-Jami’ah. Hal ini berlaku untuk seluruh Lembaga Bahasa IAIN di Indonesia.

Adapun tugas pokok Lembaga Bahasa pada waktu itu adalah melaksanakan pengelolaan pengajaran bahasa asing, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris di lingkungan IAIN. Di samping itu, Lembaga Bahasa juga melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang berkenaan dengan kebahasaan, baik bahasa Arab maupun bahasa Inggris. Lembaga Bahasa IAIN Antasari pada tahun 1987 dan tahun 1988 pernah melaksanakan kegiatan yang dinamai dengan Aplikasi Bahasa Arab, berupa kursus/pelatihan Bahasa Arab bagi dosen-dosen, calon dasen, dan karyawan di lingkungan IAIN Antasari. Pada tahun 1987 dilaksanakan selama  3 (tiga) bulan, dan pada tahun 1988 selama 2 (dua) bulan.

Lembaga Bahasa IAIN Antasari berjalan sampai tahun 1989. Sejak didirikan pada tahun 1975 hingga tahun 1989, Lembaga Bahasa IAIN Antasari mengalami beberapa kali pergantian direktur. Sebagai direktur yang pertama adalah H. Muhammad Daud Yahya (1975-1977), kedua Drs. Muhammad Ramli (1977-1979), ketiga Drs. H. Anwar Masy’ari (1979-1982), keempat Drs. H. Syarifuddin Syukur, MA (1982-1986), dan kelima Drs. H. Abdurrahim Yasin, Lc (1986-1989).

  1. Unit Pelayanan Bahasa (1989-2001)

Pada tahun 1989 Lembaga Bahasa IAIN Antasari berubah menjadi Unit Pelayanan Bahasa IAIN Antasari. Latar belakang perubahan ini adalah sesuai dengan PP. Nomor 33  tahun 1985 dan SK Menteri Agama No. 20 tahun 1988, struktur Lembaga Bahasa ditiadakan dan pengajaran bahasa di IAIN dilaksanakan oleh masing-masing fakultas, maka pada tahun 1989 Lembaga Bahasa IAIN Antasari ditiadakan. Akan tetapi, mengingat pentingnya pengelolaan bahasa asing, maka dengan SK Rektor No. : …… Tahun 1989 ditetapkan Unit Pelayanan Bahasa sebagai pengganti Lembaga Bahasa. Unit Pelayanan Bahasa (UPB) IAIN Antasari dipimpin oleh seorang kepala yang diangkat oleh Rektor, dan sebagai koordinator adalah Pembantu Rektor I dan penanggung jawab adalah Rektor.

Adapun tugas pokok Unit Pelayanan Bahasa pada waktu itu adalah melaksanakan Remedial Teaching bahasa Arab dan bahasa Inggris bagi mahasiswa baru di lingkungan IAIN Antasari yang dilaksanakan selama  2 (dua) semester. Remedial Teaching kedua bahasa ini wajib diikuti oleh semua mahasiswa sebelum mereka mengikuti mata mata kuliah Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di fakultas masing-masing. Selain itu Unit Pelayanan Bahasa juga melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang berkenaan dengan kebahasaan, di antaranya Unit Pelayanan Bahasa pernah melaksanakan Pelatihan bahasa Arab dan pelatihan bahasa Inggris bagi dosen-dosen, calon dosen, dan karyawan di lingkungan IAIN Antasari serta Pelatihan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi alumni IAIN Antasari sebagai persiapan untuk mengikuti Tes Pembibitan Calon Dosen IAIN yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam Departemen Agama. Selain itu, Unit Pelayanan Bahasa juga pernah melaksanakan pengajian “kitab kuning” bagi dosen-dosen dan karyawan IAIN Antasari.

Sejak berubah dari Lembaga Bahasa menjadi Unit Pelayanan Bahasa IAIN Antasari dari tahun 1989 sampai pada akhir tahun 2001, Unit Pelayanan Bahasa telah mengalami beberapa kali pergantian kepala. Tercatat sebagai kepala pertama adalah Drs. H. Abdurrahim Yasin, Lc (1989-1995), kedua adalah Drs. Burhanuddin Abdullah, M. Ag (1995-1997), ketiga adalah Drs. Isa Anshari MZ. (1997-2000), dan keempat adalah Drs. H. Abdul Kadir Munsyi, Dip. Ad. Ed (2000-2001).

  1. Pusat Pelayanan Bahasa (2001-2012)

Pada awal tahun 2002 Unit Pelayanan Bahasa IAIN Antasari diubah menjadi Pusat Pelayanan Bahasa (PPB) IAIN Antasari. Perubahan nama ini berdasarkan SK Rektor IAIN Antasari No. : 218 tahun 2001 tanggal 11 Desember 2001 yang diberlakukan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2002.

Perubahan ini didasarkan atas pertimbangan bahwa sejak tahun akademik 2001/2002 perkuliahan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di IAIN Antasari tidak lagi dilaksanakan oleh masing-masing fakultas, tetapi diserahkan sepenuhnya kepada Pusat Pelayaan Bahasa. Dengan demikian, Pusat Pelayanan Bahasa mejadi pusat pengelolaan pembelajaran dan pengajaran bahasa asing, khususnya bahasa Arab dan Bahasa Inggris di lingkungan IAIN Antasari. Karena itu sesuai dengan tugas yang diemban, sebelumnya nama Unit Pelayanan Bahasa diubah menjadi Pusat Pelayanan Bahasa IAIN Antasari.

Tugas pokok Pusat Pelayanan Bahasa adalah melaksanakan pengajaran mata kuliah Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi mahasiswa pada semua fakultas di lingkugan IAIN Antasari. Selain itu, Pusat Pelayanan Bahasa IAIN Antasari juga bertugas menyelenggarakan kegiatan berupa pelatihan-pelatihan kebahasaan, terutama bahasa asing seperti bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Sejak tahun 2001, perkuliahan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris diselenggarakan oleh Pusat Pelayanan Bahasa IAIN Antasari dengan program yang diberi nama Program Perkuliahan Intensif Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi Mahasiswa. Program tersebut dilaksaakan selama  satu tahun dan di bagi menjadi dua bagian; pertama perkuliahan Bahasa Arab diselenggarakan pada semester ganjil selama 5 (lima) bulan, sedangkan perkuliahan Bahasa Inggris diselenggrakan pada semester genap juga selama 5 (lima) bulan.

Pusat Pelayanan Bahasa IAIN Antasari di samping melaksanakan program perkuliahan intensif bahasa Arab dan bahasa Inggris, juga melaksanakan Program Khusus Pelatihan Bahasa Arab bagi dosen, calon dosen, karyawan, alumi, mahasiswa IAIN Antasari dengan Syekh Hafez Mohamed Hafez Hasan, MA dosen utusan (muhadlir mab’uts) dari Uiversitas Al-Azhar Cairo, Mesir. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, dimulai dari tanggal 21 Maret sd. 12 Juni 2003. Tujuan pelatihan ini adalah memberikan pelajaran dan latihan berbahasa Arab secara aktif kepada para peserta dari seorang native speaker. Pelatihan ini semula diikuti 30 orang peserta, hasil seleksi dari 52 orang calon peserta yang mendaftar di PPB. Dari 30 orang peserta tersebut, 22 orang yang dapat bertahan sampai akhir pelatihan. Peserta terbaik dari pelatihan ini selanjutnya direkomendasikan sebagai dosen atau asisten pengajar Bahasa Arab pada PPB.

Selain beberapa kegiatan tersebut di atas, Pusat Pelayanan Bahasa IAIN Antasari pada tahun 2003 juga mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kota Banjarmasin bekerjasama menyelenggarakan Kursus Bahasa Arab bagi pegawai Pemkot Banjarmasin. Dalam penyelenggaraan kusrus tersebut pihak Pemkot sebagai pelaksana, sedang PPB sebagai penyedia tenaga pengajar. Untuk kursus dimaksud, PPB menunjuk Taufiqurrahman, S.Ag, dosen Fakultas Tarbiyah yang juga dosen Bahasa Arab  pada Pusat Pelayanan Bahasa sebagai pengajar pada kursus  tersebut. Kursus ini diselenggarakan selama 3 (tiga) bulan, dimulai degan pembukaannya secara resmi pada tanggal 7 Mei 2003. Kegiatannya dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Kamis, pada jam 15.00 sd. 16-30 Wita, bertempat di Balai Diklat Kota Banjarmasin Jl. H. Hasan Basry Kayutangi Banjarmasin. Peserta kursus ini diikuti sebanyak 48 orang, semuanya dari pegawai Pemkot Banjarmasin.

Pada tahun 2005-2006 Pusat Pelayanan Bahasa kembali mendapat dosen utusan (muhadlir mab’uts) untuk Bahasa Arab dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, yaitu Syekh Ismail Thaha Hasan MA. Beliau juga memberikan kuliah bahasa Arab tidak hanya di Unit Pelayanan Bahasa tetapi juga memberikan kuliah seperti Filologi, Linguistik, dan Nahwu di Jurusan Pendidikan Bahasa Arab pada Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin.

Sejak berubah dari Unit Pelayanan Bahasa IAIN Antasari menjadi Pusat Pelayanan Bahasa IAIN Antasari dari tahun 2001 sampai pada akhir tahun 2012, Pusat Pelayanan Bahasa telah mengalami beberapa kali pergantian kepala. Tercatat sebagai kepala pertama adalah Dr. Hadariansyah AB, MA. dan Drs. Anang Saifuddin, MA.,  Drs. H. Ahmad Gazali, M.Ag. dan Drs. H. M. Amin Djamaluddin, MA.

Pada masa kepemimpinan Drs. Anang Saifuddin, MA dan Drs, Ahmad Gazali ada beberapa kegiatan yang pernah dilakukan antara lain: Perkuliahan Intensif bahasa Arab dan bahasa Inggris bagi mahasiswa, Pelatihan TOEFL bagi dosen-dosen IAIN Antasari tahun 2004 dan 2006, Mengembangkan kemitraan pada pelaksanaan tes TOEFL dengan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Revisi buku ajar bahasa Arab (Al-Qawaid al-Basithah 1 & 2) untuk perkuliahan intensif bagi mahasiswa, dan lain-lain.

  1. Pusat Pengembangan Bahasa (2013-sekarang)

kantor-ppb

Pada tahun 2013,  sesuai Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2013, tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin berubah lagi menjadi Pusat Pengembangan Bahasa sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) IAIN Antasari.

Sekarang ini yang menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Antasari adalah Drs. H. M. Amin Djamaluddin, MA. Pada masa kepemimpinan Drs. H. M. Amin Djamaluddin, MA terdapat beberapa perubahan kebijakan dan kegiatan sistemik, baik yang rutin seperti perkuliahan intensif bahasa Arab dan bahasa Inggris bagi mahasiswa maupun yang bersifat pembaruan sistem yang berkaitan dengan dosen/tenaga pengajar  yang cukup signifikan, di antaranya adalah: (a) Penggunaan buku teks peserta perkuliahan dan dan buku pengajar untuk perkuliahan bahasa Inggris menggunakan buku Interchange 1 dan 2 oleh Jack C. Richards. (b) Revisi buku untuk pengajaran bahasa Arab menjadi Al-Lughah al-Arabiyah A dan B yang ditulis oleh Hasbullah dkk. (c) Perubahan waktu perkuliahan bahasa Arab dan bahasa Inggris ditawarkan menjadi tiap semester secara bersamaan, baik semester ganjil maupun semester genap, (d) Penyusunan materi TOAFL standar gaya IAIN Antasari, (e) Melaksanakan orientasi pembelajaran bagi dosen-dosen bahasa Arab dan bahasa Inggris setiap semester, (f) Melaksankan evaluasi dosen-dosen bahasa Arab dan bahasa Inggris menjelang akhir perkuliahan setiap semester, (g) Melaksanakan Placement Test bagi peserta perkuliahan intensif bahasa Arab dan bahasa Inggris setiap awal semester (mahasiswa baru), (h) Melaksanakan seminar metodologi pembelajaran bahasa asing bagi dosen-dosen bahasa Arab dan bahasa Inggris bersama narasumber Dr. H.M. Abdul Muth’im, M.Pd dari FKIP Unlam Banjarmasin dan Taufiqurrahman, M.Ed dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin, (i) Melaksanakan seminar untuk dosen-dosen Bahasa Inggris bertajuk: Multiple Approach to monitoring Students Understanding pada tanggal 23 Mei 2014 bersama narasumber Christen Brady, MA (a Fellow from Rela) dari Amerika Serikat, (j) Sistem rekrutmen dosen/tenaga pengajar dengan menggunakan pola penerimaan terbuka yang kompetitif melalui: tes tertulis, tes lisan, praktikum, dan TOAFL (k) Melaksanakan Pelatihan TOAFL dan TOEFL bagi Dosen IAIN Antasari, (l) Melaksanakan Worshop Metodologi Pembelajaran Bahasa asing bagi Dosen IAIN Antasari dengan nara sumber Elvina Arafah M.Pd. dan Taufiqurrahman M.Ed. (m) mengikuti Pelatihan Pengembangan Pengajaran Bahasa Arab bagi Penutur Non-Arab di Universitas Muhammadiayah (UMY) Yogyakarta, (n) Mengikuti Pertemuan Ilmiah Nasional Bahasa Arab yang dilaksanakan oleh IMLA di Malang, (o) Melaksanakan Tes TOAFL untuk Tes Masuk Program Pasca sarjana (S3) bagi mahasiswa baru.